SOAL LATIHAN SUBJEKTIVISME DALAM SENI RUPA MODERN

 ESTETIKA DAN ERGONOMI
A. A. BGS. NGR. MAHESA DESTA NAYA
2402071038


1. Jelaskan apa yang dimaksud bahwa estetika adalah cabang filsafat?

Jawab

Estetika sebagai cabang filsafat berarti bahwa ia merupakan bagian dari kajian filsafat yang fokus pada pertanyaan dan renungan tentang keindahan, citarasa, dan seni. Dalam pengertian tradisional, estetika tidak hanya membahas apa yang dianggap indah, tetapi juga mencoba memahami bagaimana manusia merasakan, menafsirkan, dan menilai keindahan serta karya seni.


2. Tunjukkan perbedaan antara filsafat citarasa dengan pengalaman cerapan dalam masalah estetika.

Jawab

Perbedaan utama antara filsafat citarasa dan pengalaman cerapan dalam estetika terletak pada pendekatan dan sifat kajiannya:

1. Filsafat Citarasa (pendekatan tradisional):

   - Bersifat abstrak dan spekulatif.

   - Menganggap estetika sebagai renungan teoritis tentang keindahan dan seni.

   - Fokus pada penilaian konsep-konsep estetika secara mendalam tanpa keterikatan pada pengalaman nyata.

2. Pengalaman Cerapan (pendekatan modern):

   - Bersifat empiris dan dapat diukur.

   - Estetika dipandang sebagai ilmu yang mempelajari tanggapan inderawi terhadap seni dan keindahan.

   - Menggunakan pendekatan ilmiah, seperti psikologi, untuk menganalisis pengalaman estetis secara nyata.


3. Sebutkan tiga hal yang disepakati oleh para filsuf masa lalu tentang pertanyaan-pertanyaan yang bertalian dengan masalah estetika!

Jawab

Para filsuf masa lalu, sekalipun berselisih paham tentang pendefinisian istilah estetika, mereka sepakat bahwa dalam kajian estetika ada tiga tingkat pertanyaan. Pertama, pertanyaan yang menggambarkan, menafsirkan, atau menilai kegiatan seni secara khusus. Kedua, tentang penggambaran sifat istimewa gaya-gaya seni, yang sangat umum dibuat oleh ahli sastra, musik, maupun ahli teori seni rupa. Seperti, tentang cerita tragedi, bentuk sonata, atau juga tentang lukisan abstrak. Ketiga, pertanyaan tingkat kedua, seperti “apakah keindahan itu?”, “apakah seni adalah peniruan?”, “apakah sifat dasar pengalaman estetis itu?”, dan sebagainya 

(Cayne, Ed., 1971: 234).


4.Tunjukkan perbedaan antara pendekatan estetika filosofis dengan estetika saintifis.

Jawab

Ada dua sifat pendekatan estetika: estetika filosofis dan estetika saintifis. Estetika filosofis memiliki gugus tugas analisis “kebenaran” konsep, pernyataan seni. Estetika saintifis estetika ilmiah ini disebut juga sebagai estetika psikologis, karena menggunakan perangkat teori psikologi meliputi pertanyaan-pertanyaan keilmuan yang bisa dijawab melalui metode empiris.


5. Kerap disebutkan bahwa “estetika bersifat subjektif”. Apa yang dimaksud dengan pernyataan tersebut?

Jawab

Subjektif sendiri memiliki arti pandangan dan perasaan yang masih bersifat opini. Jadi yang dimaksud dengan estetika bersifat subjektif adalah bahwa penilaian terhadap keindahan atau estetika suatu objek tergantung pada pandangan, selera, dan pengalaman pribadi seseorang. Karena setiap individu memiliki latar belakang, perasaan, dan persepsi yang berbeda-beda, apa yang dianggap indah oleh seseorang mungkin tidak dianggap indah oleh orang lain. Jadi, nilai estetika tidak dapat diukur secara universal atau objektif, melainkan tergantung pada persepsi subjek yang menilainya.


6. Carilah informasi lengkap tentang gambar-gambar yang terpasang dalam bab ini! (Gambar apa, karya siapa, mengapa gambar tersebut dianggap penting, dalam kaitan dengan peristiwa apa gambar tersebut dianggap penting, lebih khusus yang berpengaruh dalam perkembangan karya desain) 

Jawab



"St. George and the Dragon" adalah lukisan karya Paolo Uccello dari zaman Renaissance. Lukisan ini menggambarkan St. George yang membunuh naga untuk menyelamatkan seorang putri. Kisah ini melambangkan kemenangan kebaikan atas kejahatan.


Lukisan ini penting karena:

1. Penggunaan Perspektif : Uccello mencoba menggambar ruang tiga dimensi di permukaan datar, meski hasilnya masih kaku.

2. Perpaduan Gaya : Lukisan ini menggabungkan gaya Gotik yang dekoratif dengan pendekatan ilmiah dari seni Renaissance.

3. Makna Simbolis : Kisah ini sering dilihat sebagai lambang perlindungan terhadap iman Kristen.

Karya ini berpengaruh dalam desain karena memperkenalkan cara baru menggambar ruang dan kedalaman, yang menjadi dasar penting bagi seni dan desain visual di masa mendatang.




"Machine Turn Quickly"  adalah lukisan karya Francis Picabia, seorang seniman Dadaisme Prancis. Karya ini menggambarkan mesin dengan gaya abstrak dan geometris.


 Mengapa gambar ini penting:

1. Karya ini mencerminkan ketertarikan pada mesin sebagai simbol modernitas dan industrialisasi di awal abad ke-20.

2. Picabia adalah tokoh Dadaisme, yang menolak seni tradisional dan mengekspresikan absurditas. Karya ini menunjukkan semangat eksperimental dari gerakan tersebut.

3. Karya ini mempengaruhi desain modern dengan penggunaan bentuk geometris dan tema mekanik, menginspirasi seniman dan desainer untuk mengeksplorasi hubungan antara seni dan teknologi.

Lukisan ini penting karena mencerminkan perubahan besar dalam masyarakat yang dipengaruhi oleh teknologi dan industri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Benda Estetis dan Ergonomis ; Benda Estetis tapi Tidak Ergonomis ; Benda Tidak Estetis tetapi Ergonomis

Perbedaan Sifat Cat Air dan Cat Poster